Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

Monday, 21 October 2013

Manajemen paket menggunakan apt dalam sistem linux

0 comments
          Paket linux (linux package) adalah arsip file pendukung instalasi software dalam linux guna kemudahannya. tiap paket linux terdiri dari program(aplikasi), script yang di gunakan untuk proses instalasi, konfigurasi serta menghapus program sering juga disertakan namual dari paket tersebut

          Tool manajemen paket yang pertama digunakan adalah dpkg, kemudian di kembangkan menjadi tool apt (advance package tool) dengan adanya sistem database peket dikembangkan interface manajemen paket dselect, taskel, aptitude serta sinaptic. 
 
Berikut Manajemen Paket menggunakan APT

  1. apt-cdrom, di gunakan untuk update informasi paket dengan sumber file instalasi dari cdroom (format : apt-cdrom add).
  2. apt-get update, digunakan untuk update informasi paket dari sumber file instalasi yang telah di daftarkan (format : apt-get update)
  3. apt-get install, digunakan untuk menambahkan/menginstal paket baru (format : apt-get install <nama paket>
  4. apt-get remove, digunakan untuk menghapus paket yang sudah ada (format : apt-get remove <nama paket>
  5. apt-get -u upgrade, digunakan untuk mengupgrade/memperbarui dari paket yang sudah ada (format : apt-get -u update)
  6. apt-get clean, digunakan untuk menghapus paket-peket yang tidak di gunakan (format : apt-get clean)
  7. apt-get autoclean, digunakan untuk menghapus paket paket yang tidak di gunakan (format : apt-get autoclean).
  8. apt-show-versions, digunakan untuk menampilkan versi dari paket yang ada (format : apt-versions <nama paket>).
  9. apt-cache show, digunakan untuk menampilkan informasi detail dari paket yang ada (format : apt-get cache show.
  10. apt-cache showpkg, digunakan untuk menampilkan secara umum paket serta keterkaitan dengan paket lain (format : apt-get cache showpkg)
  11. apt-cache depends, digunakan untuk mengetahui ketergantungan suatu paket dengan paket yang lain (format : apt-cache depends <nama paket>.

[Selamat mencoba dan semoga bermanfaat]

Perintah Dasar Manajemen Pengguna Linux

0 comments
          Login dalam linux tidak asing lagi bagi para pengguna linux, login sendiri adalah proses pemberitahuan kepada sistem operasi bahwa kita adalah pengguna yang berhan dan terdaftar.
jadi hanya pengguna yang terdaftar saja yang dapat masuk dalam sistem linux ini.
dan berikut ini beberapa perintah dasar dalam namajemen pengguna.

  1. adduser             : digunakan untuk membuat user baru dalam linux tanpa membuat direktori user dalam /home
  2. chfn                   : digunakan untuk merubah informasi user (berganti ke user lain)
  3. passwd               : digunakan untuk merubah password user
  4. deluser               : digunakan untuk menghapus user 

          Dari beberapa command manajemen pengguna linux di atas kita bisa membuat, mengganti, dan menghapus user yang di kehendaki.


[Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat]

Perintah Dasar Meminta Informasi dari Sistem Linux

0 comments

          Linux yakni sebuah sistem operasi yang di kembangkan pertama kali pada tahun 1991, dan telah di gunakan hampir 10 juta orang. linux sendiri adalah sebuah kernel yang di buat oleh Linus Benedict Torval, seorang mahasiswa University of Helsinki di Finlandia, yang berawal dari keinginannya untuk membuat sistem operasi di komputer rumahnya yang dapat bekerja seperti sistem UNIX di sekolahnya.

          baiklah mari kita cek command yang sering di gunakan.
ex : command <option> [argument] <enter>

          Perintah Untuk meminta informasi tentang server
  1. hostname   : digunakan untuk menampilkan nama komputer yang sedang berjalan
  2. uname        : digunakan untuk menampilkan nama sistem yang sedang di gunakan

          Perintah untuk meminta informasi tentang pemakai
  1. id               : digunakan untuk menampilkan informasi tentang User ID da Group ID.
  2. who           : di gunakan untuk menampilkan informasi tentang pemakai yang sedanglogin dalam sistem
  3. passwd       : digunakan untuk merubah password pengguna
  4. su                : digunakan untuk login sebagai root/user, saat aktif sebagai user biasa

           Perintah untuk meminta Informasi Tentang proses
  1. w                : digunakan untuk menampilkan siapa saja yang login
  2. pstree         : digunakan untuk menampilkan daftar proses daemon sistem dalam bentuk tree
  3. top              : menanpilkan informasi proses yang sedang berjalan beserta alokasi sumber daya yang di gunakan
  4. kill -9 <id proses> : digunakan untuk mematikan suat proses yang dikirim ke sinyal 9
  5. killall <nama proses> : digunakan untuk mematikan proses yang sedang berjlan dengan menggunakan nama
  6. tty                : digunakan untuk menampilkan number terminal 

           Perintah untuk meminta informasi tentang waktu
  1. date            : digunakan untuk menampilkan informasi waktu sistem dalam bentuk teks
  2. cal              : digunakan untuk menampilkan informasi tanggal dalam bentuk kalender

sekian perintah yang masih dasar, mungkin masih ada perintah lain yang masih belum saya ketahui.

[Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat]

Perintah Dasar Linux (command)

0 comments

          Linux yakni sebuah sistem operasi yang di kembangkan pertama kali pada tahun 1991, dan telah di gunakan hampir 10 juta orang. linux sendiri adalah sebuah kernel yang di buat oleh Linus Benedict Torval, seorang mahasiswa University of Helsinki di Finlandia, yang berawal dari keinginannya untuk membuat sistem operasi di komputer rumahnya yang dapat bekerja seperti sistem UNIX di sekolahnya.

          baiklah mari kita cek command yang sering di gunakan.
ex : command <option> [argument] <enter>

  1. dmesg     : digunakan log informasi saat proses booting
  2. ls             : digunakan untuk melihat/menampilkan isi direktori
  3. ls -la        : digunakan untuk melihat/menampilkan semua isi direktori secara detail
  4. ps            : digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan
  5. ps ax        : digunakan untuk melihat semua proses yang sedang berjalan
  6. man ls      : man di gunakan untuk melihat informasi dan cara penggunaan ls (perintah yang hendak dilihat informasinya). ex. man ls, man dmesg dll.

the next untuk perintah dasar selanjutnya.

[Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat]

Saturday, 13 April 2013

Cara Setting Lan Card dan membuat jaringan peer to peer di jaringan linux

0 comments
         
          Selamat malam sahabat semuanya kali ini saya akan share sedikit ilmu yang saya dapatkan hari ini yakni tentang Cara membuat jaringan peer to peer di jaringan linux, hal ini terasa mudah jika kita bisa memahaminya. oleh karena itu mari kita langsung simak baik-baik cara setting Jaringan / Lan Card :

  1. Langkah pertama pastikan Linux (debian) sudah terinstal. dan saya menggunakan Oracle VM Virtual Box untuk install linux dan jika anda belum memilikinya anda bisa download disini
  2. Proses Instalasi linux bisa anda lihat disini.
  3. kemudian pilih setting pada menu Virtual box/ pilih machine (setelah anda menjalankan linux)
  4. setalah tampilan muncul pada menu network pada Attached to :
    *) pilih Bridge Adapter. jika ingin koneksi antara komputer ke komputer dari debian
    *) pilih Host-only adapter . jika ingin terkoneksi atara linux dan windows di komputer anda sendiri
  5. kemudian click Advanced dan ganti Promiscuous Mode menjadi Allow All
  6. Kemudian Centang pada Cable Connected.
  7. click Ok.
  8. Langkah selanjutnya jalankan terminal
    caranya click Aplication > Accessories > Terminal
  9. ketik [su -] , tekan enter  dan masukan password tekan enter
  10. ketik [ip config] .berfungsi untuk cek konfigurasi ip di eth0
  11. ketik [nano /etc/network/interfaces] >enter
    kemudian ganti "dhcp" menjadi "static"
    ketikan seperti di bawah :
       
        address    192.168.1.2
        netmask    255.255.255.0
        gateway    192.168.1.254
        broadcast 192.168.1.255

       kemudian save tekan tombol "Ctrl + O" dan kemudian >enter
       tekan "Ctrl + x" untuk keluar dari interfaces.
  12. kemudian restart jaringan
      
       >cara pertama :
           ketik [/etc/init.d/networking restart] >enter

       >Cara ke dua :
           ketik [ifup eth0]

       kemudian cek di [ip config] pastikan ip sudah berubah
  13. kemudian lakukan ping

       *) contoh ke debian sendiri

        ketik [ping alamat ip sendiri]

       *) contoh ke komputer debian komputer lain

        ketik [ping alamat ip komputer lain]
  14. Semoga berhasil.

[Selamat mencoba dan semoga bermanfaat]

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...